Ahmad Zulfikar Fadhly

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Tujuh Hari Awal Ramadhan Penuh Istiqamah dan Semangat

Tujuh Hari Awal Ramadhan Penuh Istiqamah dan Semangat

Pada Ramadhan pertama, saya memulai bulan suci dengan penuh kesungguhan. Saya melaksanakan sholat lima waktu dengan tepat waktu dan menunaikan sholat sunnah, serta berpuasa dengan niat yang kuat. Saya membaca Al-Qur’an dari surat pertama ayat pertama sampai surat kedua ayat 141, lalu sore harinya berolahraga bersama Fauzan dan Amzar menjelang waktu Maghrib.

Memasuki Ramadhan kedua, saya tetap menjaga konsistensi ibadah. Sholat wajib dan sunnah tetap terlaksana, puasa berjalan lancar, dan saya membaca Al-Qur’an dari surat kedua ayat 142 sampai ayat 252. Sore harinya saya berlari bersama Amzar dan Ilham untuk menjaga kebugaran tubuh.

Pada Ramadhan ketiga, saya masih mempertahankan kebiasaan baik tersebut. Sholat wajib dan sunnah tetap saya kerjakan, puasa tetap saya jalani, dan saya membaca Al-Qur’an dari surat kedua ayat 253 sampai surat ketiga ayat 92. Setelah itu, saya kembali berolahraga bersama Amzar dan Ilham seperti hari sebelumnya.

Di Ramadhan keempat, ibadah saya tetap terjaga. Saya melaksanakan sholat wajib dan sunnah, berpuasa, serta membaca Al-Qur’an dari surat ketiga ayat 93 sampai surat keempat ayat 23. Namun sore itu saya berolahraga sendirian karena teman-teman saya sibuk, sehingga saya melakukan skipping selama 10 menit menjelang Maghrib.

Ramadhan kelima juga saya jalani dengan penuh komitmen. Sholat wajib dan sunnah tetap terlaksana, puasa tetap saya jalankan, dan saya membaca Al-Qur’an dari surat keempat ayat 24 sampai ayat 147. Karena teman-teman masih sibuk, saya kembali melakukan skipping untuk menjaga kebugaran.

Memasuki Ramadhan keenam, saya tetap istiqamah dalam beribadah. Sholat wajib dan sunnah saya kerjakan, puasa tetap saya jalani, dan saya membaca Al-Qur’an dari surat keempat ayat 148 hingga surat kelima ayat 61. Sore harinya saya berolahraga di gym bersama Amzar, Fauzan, dan Ilham.

Pada Ramadhan ketujuh, saya menambah amalan dengan melaksanakan sholat malam selain sholat wajib dan sunnah. Saya tetap berpuasa dan melanjutkan membaca Al-Qur’an dari surat kelima ayat 82 sampai surat keenam ayat 110. Sore harinya saya berolahraga sendirian di rumah dengan mengangkat barbel dan dumbbell, sehingga Ramadhan saya terasa semakin seimbang antara ibadah dan menjaga kesehatan.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar




search

New Post