Perjuangan 20 Kilometer dan Istiqamah Ibadah
Pada hari kedelapan Ramadhan, saya tetap menjaga ibadah dengan melaksanakan sholat wajib secara lengkap beserta sholat sunnahnya. Saya juga melanjutkan tilawah Al-Qur’an dari QS. 6 ayat 111 sampai QS. 7 ayat 87.
Sore harinya, saya menantang diri sendiri untuk berlari sejauh 20 kilometer. Saya mulai berlari sekitar pukul empat sore seorang diri, menempuh rute dari Susukan menuju Kalisari, lalu ke Cibubur dan Pondok Ranggon. Ketika waktu Maghrib tiba, saya pulang sebentar untuk berbuka puasa bersama keluarga dan melaksanakan sholat Maghrib. Setelah itu, saya kembali melanjutkan lari hingga target 20 kilometer tercapai menjelang waktu Isya.
Hari kedelapan ini menjadi bukti bahwa saya berusaha menyeimbangkan ibadah, kebersamaan keluarga, dan semangat menjaga kesehatan dengan penuh disiplin dan tekad.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan

Komentar