RESTY FATIMAH

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
DILEMA INGIN BERJUMPA

DILEMA INGIN BERJUMPA

DILEMA INGIN BERJUMPA

(Oleh: Resty Fatimah)

SMA Negeri 2 Tanjungpandan

Wabah penyakit virus covid-19 saat ini sudah sampai dan menyebar di bumi pertiwi. Virus mematikan tersebut berasal dari Kota Wuhan di Cina. Kota itu adalah kota pertama yang terdeteksi penyebaran virus tersebut. Menurut informasi yang berkembang seperti yang dikutif pada KOMPAS.Com 26 Juni 2020, memberitakan bahwa sebelum virus ganas tersebut teridentifikasi di Kota Wuhan. Pada awalnya sampel virus itu ditemukan di Barcelona. Penemuan Genom Virus yang pertama di Spanyol ini menyiratkan bahwa virus tersebut sudah muncul lebih awal dari yang diperkirakan ilmuan sebelumnya. (amp.kompas.com)

Desember 2019 virus tersebut sudah memakan korban. Begitu amat cepat penyebaran wabah ini. Membuat semua manuasia di dunia merasa ketakutan. Untuk menghambat penyebaran virus tersebut, setiap negara melakukan berbagai upaya penangkal yang signifikan. Begitu juga dengan Negara Indonesia.

Lebih menakutkan lagi bila perkembangan virus tersebut merambah ke dunia pendidikan. Sehingga muncullah kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19. Menghimbau supaya pelaksanaan pembelajaran dilakukan dari rumah. Melalui pembelajaran daring atau pembelajaran dari rumah masing-masing.

Setelah sekian lama berlangsung pembelajaran daring. Dilema pun muncul. Ternyata belajar dari rumah masing-masing tidak semuanya enak. Rindu ingin berjumpa dan belajar langsung bersama guru-guru. Serta rindu ingin bersua dengan teman-teman disekolah.

Untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan pembelajaran dari rumah banyak sekolah yang menggunakan berbagai aplikasi. Diantaranya aplikasi google classroom, grup whatsapp, grup telegram, atau media yang terpercaya lainnya. Melalui media pembelajaran daring tersebut guru berusaha menyampaikan materi kepada siswa secara maksimal.

Kelebihan pembelajaran daring ini adalah tidak terikat ruang dan waktu. Sehingga kapan saja dan dimana saja siswa tetap dapat mengikuti pembelajaran dari guru. Akan tetapi, pada kenyataannya kegiatan pembelajaran daring ini tidak mudah diterapkan di Indonesia. Banyak keterbatasan dan permasalahan yang terjadi di lapangan.

Beberapa di antaranya yaitu dari segi pendidik, beberapa guru yang belum memiliki kemampuan memanfaatkan kecanggihan teknologi yang mereka punya. Dari segi siswa, tidak semua siswa memiliki android atau laptop untuk mengakses materi pembelajaran. Selain itu, di daerah pelosok misalnya, tidak semua siswa berasal dari keluarga yang mampu untuk bisa membeli kuota internet setiap waktu.

Kita tahu bahwa Indonesia ini adalah negara yang luas dan tidak semua warganya ada di daerah perkotaan. Mereka yang tinggal di daerah pedalaman, terkadang masih belum terjangkau oleh listrik dan internet. Oleh karena itu, tidak tepat sepertinya apabila kebijakan pembelajaran dari rumah ini dipukul rata untuk semua wilayah Indonesia.

Kebijakan pemerintah mengenai pembelajaran dari rumah ini merupakan kebijakan yang bagus untuk mencegah penyebaran virus lebih luas. sekaligus memanfaatkan kecanggihan teknologi saat ini. Akan tetapi, saran dari saya, untuk sekolah-sekolah yang berada di daerah pemukiman desa yang diprediksi tidak ada penyebaran virus COVID-19 sebaiknya tetap melaksanakan pembelajaran di sekolah. Namun tetap waspada dan berhati hati. Selalu menerapkan 3M (Memakai masker,Mencuci tangan dan menjaga jarak).

Masyarakat diharapkan harus cerdas menerima informasi yang berkembang. Jangan mudah panik sehingga kegiatan pembelajaran tetap dapat dilaksanakan dengan baik. Meskipun usia rentan terkena virus adalah usia lebih dari 65 tahun. Namun bukan berarti kita yang muda tidak akan terpapar. Intinya tetap waspada. Apalagi bagi orang yang mempunyai penyakit bawaan seperti Asma. Semoga corona ini segera hilang dari bumi Indonesia.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar

Keren. Semangat Kak Resty. Btw kk umur berapa?

11 Mar
Balas

17 tahun

11 Mar

Keren banget kak Resty. Semangat ya!

14 Mar
Balas

Makasih banyakk de selalu deh semangat @Maura Hasni Nauli Siregar,

14 Mar

Keren. Semangat Kak resty

10 Mar
Balas

Makasihhh banyak lohh uda support dari kamu @AMIRAH ARDANA, nanti aku juga bakalan mampir mampir ke berandamu

11 Mar
Balas

Yuk silahkan comment dibawah ini untuk saran yang lebih bermanfaat temen” stay self terus yah dimanapun kalian berada☺️

13 Mar
Balas



search

New Post