Nursyahfitri

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Ayah dan kucing oren

Ayah dan kucing oren

Kucing oren yang kuberi nama Tutu.Anak kucing yang adikku temui disekitar lingkungan sekolahnya.Awal ditemukan tutu dia seekor anak kucing yang kurus dan kotor yang sekarang menjadi kucing kesayangan ayahku.Ayahku biasanya memanggilnya "Antu" entahlah mengapa ayahku memanggilnya seperti itu.Tapi kata ayahku itu adalah nama kesayangan dari ayah untuk si tutu.Dan itu lebih nyaman untuk memanggilnya.Tutu ini memiliki bulu yang lebat,halus dan juga panjang.Mungkin kucing ini blasteran antara persia dan kucing kampung.

Semenjak tutu hadir dirumah,setiap pulang kerja ayah pasti selalu menanyakan tutu terlebih dahulu dari pada anak anaknya.Begitu pula dengan tutu,dia pasti tau kalau ayah sudah pulang,bahkan dia hapal dengan suara motor ayah.Aku bisa melihatnya,jika tutu sedang tidur pun jika mendengar suara motor ayah dia langsung terbangun dari tidurnya dan segera berlari menuju pintu samping rumah,pintu dimana ayah biasanya masuk rumah.Melihat tutu ayah langsung menggendongnya dan melontarkan beberapa pertanyaan kepada tutu.Apakah tutu sudah makan,apakah tutu sudah tidur dan ayah pasti bilang Tadi siapa yang udah nakal ke tutu,tadi tutu disiksa yah sama kakak dan adek.Mendengar ayah berbicara seperti itu lantas aku dan adikku langsung berlihat lihatan dalam hati aku hanya bisa berkata "Apa salahku".Kucing oren ini pun menyikapi apa yang ayah katakan."Meong...Meong...Meongggg" jawabnya.Seolah olah dia mengerti apa yang ayah katakan.

Drama antara ayah dan tutu pun berlarut diruang makan pada saat ayah mau makan.Tutu terlihat duduk manis dilantai tepat disamping kursi ayahku.Dia melihat suapan demi suapan yang masuk kemulut ayah.Ayah tergoda dengan topeng lucu yang dipasang kucing ini.Sehingga ayah membagi sedikit lauknya untuk situtu.

"Hahahaha...tu sini tu...yok yok yok kucing pintar...unch kucing ayah" suara yang terdengar dari teras rumah dimana ayah mengajak tutu bermain tali talian.Tali memang disukai oleh kucing.Ayah,tutu dan bebepa kucing lainnya terlihat asik bermain.Sungguh mengemaskan mereka bermain lompat lompatan.Sekarang aku mengerti mengapa ayah sangat menyayangi si tutu karena dia memang sangatlah lucu.

Drama pun terus berlarut sampai ketempat tidur.Tutu menemani ayah tidur,terkadang dia tidak beranjak dari tempat tidur ayah hingga pagi.

Antara 4 kucing yang ada dirumahku tutu si kucing oren kucing yang sangat ayah sayangi bahkan saat aku menggangu tutu yang sedang duduk diam,pun ayah selalu bilang untuk jangan ganggu tutu.

Melihat perlakuan ayah terhadap kucingnya,aku ingat dulu ayah pernah menegaskan kepada aku dan adikku untuk tidak memelihara kucing dirumah karena takut kucingnya jorok pup sembarangan.Tapi kata kata itu tidak berlaku setelah kucing oren ini hadir dirumahku.

Benar kata orang kalau kucing itu memberi pengaruh positif.Dan kucing itu juga sebagai pengobat stres,tempat kehangatan dan kasih sayang.Hal ini aku rasakan karena aku juga memiliki kucing yang amat aku sayangi.

Terima kasih untuk yang sudah membaca jangan lupa komen ya...

Nursyahfitri email [email protected] atau WA 087792354301

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar




search

New Post