Nayla Syawaveyza

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

kejadian ke 5 "perpisahan antara pensil dan gambarannya"

Perpisahan antara pensil dan gambaran nya

“ayo masuk” kata Dream

“ayo, tapi jam berapa sekarang” tanya Alisa

“aku cek dulu” jawab Dream

“jam….. 20.08” kata Dream

“dan sebelum jam 00.00, aku harus sudah keluar dari sini” kata Alisa

“iya” kata Dream

“ayo main dulu sebelum jam 00.00” kata Alisa

“main dimana?” tanya Dream

“ya dirumah lah” kata Alisa sambil tarik tangan Dream masuk ke dalam rumah

“ayo main kejar-kejaran tapi hati-hati” kata Dream

“ayo!” kata Alisa

“siapa yang jadi?” tanya Dream

“kau!” jawab Alisa

“oke lari lah cepat mungkin tapi aku akan mendapatkan mu” kata Dream sambil mengejar Alisa

“coba lah” kata Alisa sambil lari menjauh dari Dream

Mereka main kejar-kejaran, menonton film dan menggambar. Saat jam 22.57

“udah jam 22.57 nih Dream” kata Alisa sambil melihat jam

“kau mau pergi sekarang?” tanya Deam

“iya Dream” jawab Alisa

“okelah ayo keluar, aku bukain portal nya” kata Dream

“baik” jawab Alisa

Di luar rumah

“siap Alisa?” tanya Dream

“siap banget Dream!” jawab Alisa

“oke” kata Dream sambil membuka portal

“ok Alisa kau boleh masuk” kata Dream

“baik” kata Alisa sambil masuk portal

Balik ke dunia nyata

“akhirnya sampai di dunia nyata” kata Alisa

“aku akan keluarkan pensilku” kata Alisa sambil mengeluarkan pensilnya

Setelah menyimpan pensilnya. Dia tidur, dan saat pagi hari nya

“aku masuk sekolah paling pertama, lagi” kata Alisa

“Alisa!” kata Tania memanggil Alisa sekeras mungkin

“Tania, aku-“ kata Alisa

“kemana saja kamu, kami semua khawatir tau” kata Tania

“maafkan aku” kata Alisa

“jangan ngulangi lagi ya” kata Tania

“yuk kita ke kelas” kata Alisa

“ayo!” jawab Tania

Saat sampai di kelas

“aku pengen ke toilet dulu” kata Alisa sambil jalan keluar kelas

“okay” jawab Tania

“eh pensil Alisa jatuh” kata Tania dalam hati

“aku letakkan kembali lah” kata Tania dalam hati

“eh, kok patah. Kan cuman jatuh” kaget Tania dalam hati sambil memegang pensil yang patah

“aku kembali” kata Alisa

“Alisa, aku gak sengaja” kata Tania

“ini pensil ajaibku, sekarang aku tidak bias bertemu gambaranku” kata Alisa

“gambaranmu?” tanya Tania

“kau gak akan tau maksudku kan?, dan aku gak akan memberitahu”

“ini hari terakhirku melihat Dream” kata Alisa

“Dream?, Dream itu siapa?” tanya Tania

“dia…. Sahabat baruku” jawab Alisa

“sahabat barumu?” tanya Tania

“oh, itu gambaran mu, maafkan aku Alisa” kata Tania

“tidak apa-apa, sekarang kau percaya sama aku, aku maafin” kata Alisa

“terima kasih Alisa” kata Tania sambil memeluk erat Alisa

“sama-sama Tania” kata Alisa

“lagian kamu adalah sahabatku, Tania” kata Alisa

“kau baik sekali Alisa, terima kasih!” kata Tania sambil mengusap air mata nya

“sama-sama” kata Alisa

The end

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar




search

New Post