Khansa Khaerani

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Bab 03; "Meninggalkan akan tersesat dalam dimensi waktu, Janji akan mengembalikanmu kembali ke sisinya."

Bab 03; "Meninggalkan akan tersesat dalam dimensi waktu, Janji akan mengembalikanmu kembali ke sisinya."

Disaat Rosetta menghilang, salah satu artefak kuno yang dibeli Esson bersamaan dengan gelang tersebut justru mengeluarkan cahaya kecil yang bertuliskan “Meninggalkan akan tersesat dalam dimensi waktu, Janji akan mengembalikanmu kembali ke sisinya”. Rosetta akhirnya terbangun dan menyadari bahwa diri nya kini sedang berada di sebuah gurun. Rosetta berdiri perlahan lalu mencoba mengamati keadaan sekitar yang sepi disertai angin yang berhembus perlahan. Setelah itu dari kejauhan datanglah dua pemuda yang bernama Litch dan Cairo, mereka bertanya pada Rosetta yang tadi berbaring di gurun panas sendirian.

“Apa yang kau lakukan disini?” Ucap Litch dengan rasa keheranan.

“Kalian siapa?” Rosetta bertanya dengan rasa kewaspadaan.

“Aku adalah Litch, dan yang berada di sampingku bernama cairo”.

“Kenapa nona sendirian di tengah gurun seperti ini? Jika nona berdiri satu jam lagi nona akan mati karena dehidrasi” ucap Cairo yang memandangi Rosetta.

“Gurun pasir? Bukankah tadi aku berada di London?” batin Rosetta

“Ini dimana?” Rosetta langsung bertanya kepada Litch dan Cairo.

“ini adalah Mesir, negeri dewa matahari.” jawab Litch dengan perasaan aneh

Rosetta berkata dalam hatinya “Jelas-jelas tadi aku sedang menjawab pertanyaan yang diberikan kak Esson mengenai pembelajaran tentang Mesir”

Lalu Litch bertanya kembali “Siapa namamu?”

Rosetta yang masih gugup dengan keadaan sekitar dan pertanyaan Litch lalu mengingat pertanyaan kak Esson saat itu yaitu “Ramesses II punya ratusan istri, tetapi yang bisa berdiri bersamanya di istana dewa hanya satu. Apakah kamu tahu dia siapa?” lalu ingatan Rosetta saat bersama kakaknya muncul kembali saat kak esson menjawab pertanyaan tersebut “Nefertari meritmut, orang tercantik dan juga yang terbaik.”

Seketika Rosetta menjawab “Nefertari.”

Litch langsung menimpal “Nama Mesir ini sangat cocok dengan anda”

Rosetta yang baru menyadari hal tersebut langsung berkata “Tidak, aku bukan”

Rosetta yang ingin melanjuti perkataanya sudah ditimpal oleh Litch “Nona Nefertari, kami sedang dalam masalah. Saya rasa kau bisa membantu kami.”

Rosetta menjawab “Maaf, walaupun kalian sudah memberiku nasihat. tetapi aku sedang terburu-buru untuk pulang.”

“Jalan menuju rumah dimana ya?” batin Rosetta sambil melihat kanan dan kiri.

Melihat Rosetta yang kebingungan Litch berkata “Jika nona Nefertari bersedia membantu kami, Besok kami akan mengutus seseorang untuk mengantarmu pulang.”

“kalian bisa mengantarku pulang?” ucap Rosetta

“Tentu” jawab Cairo.

“Baiklah” Ucap Rosetta yang tidak tahu arah dan tujuan pulang

Akhirnya Cairo dan Litch membawa Rosetta yang mereka kenal Nefertari untuk pergi ke Thebes. Sesampainya disana Rosetta berkata “Ini adalah Mesir?!” Cairo menjawab “Pertama kali datang ke Thebes ya? Ini adalah ibu kota Mesir, nona tidak pernah dengar?.” Rosetta kagum akan keindahan Thebes yang dirinya lihat dan berkata dalam batinnya “Thebes, kota agung dalam sejarah yang hilang termakan waktu. Thebes kota “abadi” ini sekaligus kuburan para fir’aun. Kota yang makmur dan menggemparkan dunia sebelum masehi. KINI BERADA DI DEPANKU!.”

“Jadi ini adalah Mesir kuno? Apakah aku tidak dapat kembali lagi?.” Rosetta selalu memikirkan hal tersebut. Lalu Litch dan Cairo datang menuju tempat Rosetta beristirahat. Cairo berkata “karena pesta malam ini, yang mulia pangeran juga akan hadir. Kau harus membawakan lagu yang baik dan berpenampilan anggun. Sebelum itu nona akan kupastikan untuk mempelajarinya dahulu dengan nona Elia sang juru musik mesir.” Setelah Cairo berkata demikian, Litch menemui Rosetta yang ia kenal Nefertari dan berkata “Nona Nefertari, saya harap anda membawakan lagu dengan anggun dan dapat menikmati pesta malam ini” Litch berkata sembari menundukan kepala. Nona Elia akhirnya mengajari nona Nefertari hingga sore hari, lalu nona Nefertari dibawa oleh dayang untuk berganti pakaian yang anggun. Setelah itu Litch dan Cairo yang sudah berpenampilan elok datang menjemput Nefertari yang sudah berpakaian anggun dan siap membawakan lagu yang sudah diajari nona Elia tadi.

Akhirnya Nefertari tampil dengan anggun dan membawakan lagu yang diiringi dengan alat musik Mesir kuno yang merdu. Pangeran yang melihat Nefertari membawakan lagu dengan anggun menatapnya terus menerus, dengan rambut merah maroonnya yang cantik terurai dan suaranya yang merdu disertai bola mata biru yang tersorot cahaya malam membuat dirinya tak berpaling dari Nefertari. Rambut dan bola matanya membuat seluruh bangsawan Mesir kuno bahkan tak berkedip. Setelah Nefertari melakukan pementasan, Nefertari dipersilahkan duduk di bangku samping pangeran untuk berbincang.

“Nona cantik, siapa namamu?” ucap pangeran.

Nefertari berkata dalam hatinya “Tatapan menggelikan apa itu?” lalu Nefertari berkata “Di negaraku, harus memperkenalkan diri dulu baru boleh menanyakan nama orang lain.”

Pangeran tersenyum dan berkata “Jadi kau ingin tahu namaku?”

“Benar. Kau seharusnya bangga memperkenalkan nama yang diberikan ibumu” ucap Nefertari

“Nama yang diberikan ibuku… namaku adalah Usermaatre.” Jawab pangeran.

SEBELUMNYA

Litch adalah pria berambut biru tua dan Cairo adalah pria berambut hitam, bola mata masyarakat Mesir rata-rata adalah coklat tua. Mereka adalah Jendral besar yang dipilih pangeran untuk mengecek keadaan perbatasan Mesir di gurun yang saat itu sedang terjadi konflik. Disana mereka melihat Nefertari yang terbaring di gurun panas sendirian sehingga membawanya menuju Thebes untuk bertemu pangeran sebab kebetulan sekali pengeran sedang mencari seorang selir. Dengan rambut merah maroon Nefertari yang cantik mereka membawa dirinya dengan alasan akan mengantarnya pulang.

>CATATAN:

- DISINI NEFERTARI ADALAH ROSETTA, KARENA SAAT ROSETTA BERKENALAN DENGAN LITCH DAN CAIRO IA MENGATAKAN DIRINYA ADALAH NEFERTARI.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar

semangat, bab 3 nya bagus!!

05 Dec
Balas

terimakasih ><

05 Dec

♡♡♡♡♡

05 Dec
Balas

(*´︶`*)♡Thanks!

05 Dec

Semngttt♡︎♡︎

05 Dec
Balas

thanks lunaa ꉂ(ˊᗜˋ*)♡

05 Dec

Keren Kakak

05 Dec
Balas

terima kasih ^^

05 Dec

Wihhh bagus!!! Hihihi.Semangat yaa!

05 Dec
Balas

Terimakasih naila, km juga semangat yaa!!

06 Dec

Bagusss.. sukses terus yaa

05 Dec
Balas

Wihh keren banget baguss, proud of you!

05 Dec
Balas

terimakasih nazla ><

06 Dec



search

New Post