Gusti Kinanti Al Khansa

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
SERAT SILATURAHMI KUE APEM

SERAT SILATURAHMI KUE APEM

Kue ini berwarna putih yang sudah sangat merakyat di pulau Jawa, namanya kue apem adalah salah satu jenis kue tradisional Indonesia, citarasa, bentuk dan warnanya sudah berubah dengan perkembangan imajinasi pembuatnya. Ada yang di masak dengan cara di kukus maupun di panggang. Dengan bahan dasar yang sama memiliki keunikan rasa yang berbeda.

Kue ini umumnya di konsumsi oleh semua masyarakat tua, muda bahkan anak – anak sepertiku. Karena sudah sangat merakyat, menemukanya pun tidak sulit karena masih dijual oleh masyarakat di pasar-pasar tradisional hingga toko-toko kue, baik di pedesaan maupun di perkotaan. Bahkan sangat mudah sekali untuk membuatnya sendiri.

Kue ini unik, rasanya sangat empuk, lembut dan gurih, serta terbuat dari bahan bahan sederhana seperti tepung beras, gula, ragi dan sedikit pewarna makanan. Tapi Ibuku memberikan campuran tapai sebagai penambah rasa, sehingga kue Apem lebih terasa nikmat dan beraroma yang sangat cepat sekali merasuk ke pori – pori indera penciumanku, apalagi jika disajikan hangat wahh…. Sangat memanjakan indera perasa, kue apem hangat ini berhasil membuat fungsi indera perasa berkerjasama dengan sempurna, rasa asin, manis, pahit, gurihpun bercampur dan berkolaborasi seimbang untuk menciptakan rasa yang sangat istimewa pada kue apem ini.

Kulihat tepung beras, tapai singkong, ragi instan, gula, pewarna makanan tertata di meja dapur. Ibuku melayangkan 10 jarinya untuk berkarya dan berekspresi di sebuah wadah inspirasi. Awalnya ku hanya melihat dan berdialog santai, tapi entah mengapa jemariku ini kesemutan tak kuasa menahan ingin sekali ikut berjalan – jalan di wadah inspirasi. Akhirnya kita memulai membuat kue apem kukus mini yang cantik dengan tujuan kita bisa nikmati bersama selagi hangat. Sehingga tercipta pengalaman yang sungguh berkesan.

Sesederhana ini kah membuatnya? pikirku sedikit terheran, tapi sungguh luarbiasa di balik kesederhanaan kue apem ini, memiliki filosofi yang sangat tinggi. Hampir di seluruh Jawa bisa kita dapati kue jenis ini. Bahkan pada saat menjelang Ramadhan nama kue apem akan menjadi buah bibir yang sangat manis. Karena seringkali aku mendapat kiriman kue apem dari tetangga sekitar rumahku. Selain menyambut bulan puasa, kue apem seringkali ada mulai dari acara syukuran, hingga kematian.

Aku pernah mendapat materi pelajaran di sekolah dari Bu guru tentang tradisi megengan, konon kata apem sendiri diyakini berasal dari bahasa Arab yaitu "afuan" atau "afuwwun" yang berarti pengampunan. Orang Jawa menyederhanakan penyebutannya sebagai "Apem" sehingga dalam filosofi Jawa, kue apem ini merupakan simbol pengampunan atau mohon ampun dari berbagai kesalahan.

Nah tradisi megengan ini dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, selamatan menjelang bulan suci yang dinanti-nantikan. Biasanya dilakukan di masjid, tapi banyak juga yang menyelenggarakan di rumah, mereka mengundang kerabat dan tetangga dekatnya untuk berdoa dan santap makan bersama. Menurut ceritanya sih, tradisi megengan ini diperkenalkan oleh Sunan Kalijaga saat penyebaran agama Islam di Jawa yang dilaksanakan sebagai bentuk syukur atas nikmat Yang Maha Kuasa.

Namun, setiap kota memiliki filosofi masing-masing tentang kue apem ini, beda lagi kalaui di Jogja, kue ini digunakan dalam peringatan kenaikan tahta, sementara masyarakat Cirebon memaknai apem sebagai wujud kebersamaan, sehingga kue ini sering dibagikan cuma-cuma pada tetangga sekitar saat bulan Safar.

Wah ternyata banyak sekali ya keistimewaan kue apem ini, selain rasa yang lezat juga memiliki history yang memikat. Dalam setiap kandungan serat kue apem juga terdapat silaturahmi sejuta umat, sebagai jembatan saling minta maaf antar masyarakat, dan sebagai pintu untuk saling memaafkan antar sesama.

Mepe kloso ning cedak gapuro

Ditali rapet nganggo kawat

Kue apem iku tondo njaluk sepuro

Yen ora berhasil kudu tetep semangat

***

Profil Penulis:

Gusti Kinanti AlKhansa, lahir di kota Malang 21 Desember 2014. Saat ini ia bersekolah di SD Unggulan Al – YA’LU, kelas 1. Kesibukanya : Sekolah, mengaji, menggambar komik, aktif menulis cerita di blog pribadi dan di blog sasisabu. Anak yang aktif, suka membaca buku cerita adalah kegiatan rutinya.

Penulis adalah salah satu redaktur pernak – pernik di Majalah CimuCiku. Hingga saat ini, penulis adalah salah satu pemenang Lomba menulis buku antologi. Berjudul (1) Serunya Hobiku, (2) My Lovely Pet, (3) Liburan Paling Seru, (4) Bapak Ibu Guru Kami Rindu Belajar dan Bertemu, (5) Kami, Buku, Dan Perpustakaan, (6) Untuk Indonesia Sebuah Kisah, Cita – cita, dan Harapan, (7) Jasa Guru Membekas Di Hati (8) Seribu Impian Sejuta Harapan (9) Latina dan Negeri Para Robot (10) Pramuka Muda Berkarya (11) Aku Berpuisi Maka Aku Ada (12 ) Kisah Inspiratifku Membaca Buku (13) Aku Berwisata Aku Bahagia. Memiliki karya Buku Tunggal Diari Virtual.

Prestasi yang telah di raihnya antara lain, juara 2 lomba menulis cerpen kategori TK oleh Mentari Event Organizer, penulis juga aktif dalam olimpiade matematika Nasional maupun International . Silver Award Thailand International Matematical 2020 Olympiad, Bronze Award Philippine International Matematical Olympiad 2021, Silver Award Guangdong -Hongkong - Macao Greater Bay Area Matematical Olympiad 2020, Gold Award World Mathematics Invitational 2021, Gold Award Indonesia Math Contest 2021, Gold Award SEAMO 2021, Gold Award GAC 2022, Gold Award ICE MATH 2022, Gold Award BBC 2022, Bronze Award HXC 2022, Bronze Award SASMO 2022, Bronze Awad AIMO 2022.

Kekuatan semangatnya adalah teacher is my Inspiration and my mood booster. Buku pertama yang menjadi inspirasi dan motivasinya adalah Bapak Aku mencintaimu. Bendera yang selalu berkibar yaitu tetap semangat dan pantang menyerah. Penyemangatnya adalah Guru kan kusambut jasamu dengan ceria, kuhargai dirimu sebagaimana engkau barang berharga yang bersinar di mataku

Untuk lebih akrab bisa melalui :

email [email protected]

Instagram : gusti_ kinanti

Alamat web :

http://gustikinantialkhansa.sasisabu.id/

https://www.semangatberkarya.id/

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar




search

New Post