Gusti Kinanti Al Khansa

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
INSPIRASI DAN AKSI DARI SEBUAH MIMPI

INSPIRASI DAN AKSI DARI SEBUAH MIMPI

Wahana mimpi, apa itu mimpi? Apakah teman – teman pernah bermimpi? Aku yakin pasti jawabannya adalah ya, Kamu pernah bermimpi. Entah bermimpi saat tertidur lelap, atau mungkin mimpi-mimpi sesaat yang terkadang menghiasi irama pikiran rakyat.

Mimpi adalah bunga tidur yang sering muncul saat kita sedang terlelap. Namun bagiku, mimpi hanya ‘sebatas’ keinginan semu tanpa realisasi tak ada aksi. Mengapa? karena ketika bermimpi, kita hanya membayangkan tanpa adanya usaha untuk mencapainya. Saat mimpimu sesuai yang engkau harapkan, ia hanya akan tersenyum sesaat tanpa ada kekonsistensi dalam diri, namun jika tidak, itupun bukanlah masalah, itulah impian.

Ku pernah berfikir sejenak, saat kubayangkan mimpi, apakah kita punya keinginan untuk merealisasikanya? jika iya, itulah yang dinamakan impian, suatu hal yang dapat diraih melalui ‘mimpi’ terlebih dahulu. Antara mimpi dan impian kadang mempunyai hubungan satu sama lain, namun kadang pula tidak. Tidak menjadi kenyataan ketika tidak ada usaha untuk mewujudkan mimpi tersebut menjadi impian,yahh… hanya sebatas mimpi.

Berbeda ketika aku ingin menjadi seorang penulis cilik, yachh manusia kecil yang mempunyai mimpi besar menjadi salah satu penulis yang aktif berkarya di berbagai media. Mimpiku menjadi nyata, ketika kujadikan mimpi sebagai seorang penulis itu sebuah impian. Saat itulah ku akan berusaha belajar dengan sungguh-sungguh, membaca banyak buku, mendengarkan banyak musik dengan lirik membangunkan imajinasi untuk menambah wawasan diksi wahana mimpi penuk aksi.

Terus semangat menghasilkan sebuah karya buku yang memiliki kosakata apik dengan predikat membahagiakan. Walaupun terkadang mendapat cercaan atau direndahkan gara-gara dianggap tidak realistis ataupun tak asyik, jangan patah arang, tetap maju menggapai impian itu. Impian adalah keinginan yang ada di alam sadar yang dapat memicu dan membakar semangat kita untuk terus hidup menjadi apa yang ada di mimpi kita. Impian harus tercapai, harus terwujud, sekeras apapun perjuangan untuk meraihnya. Jadikan ending para pembaca menerbitkan sebuah senyuman.

Mengapa harus mempunyai impian?

Masa depan datang perlahan, masa kini berlalu, dan masa lalu tetap diam selamanya. Kita sebagai pejuang masa depan, diberi akal dan pikiran, diciptakan paling sempurna diantara makhluk lainnya. Kita wajib benar-benar bersyukur atas kelebihan yang ‘spesial’ ini. Untuk mendapatkan peran yang sesuai dengan keinginan dan harapan, harus menyertainya dengan usaha dan doa, karena segala sesuatu tidak akan didapat jika tidak melalui usaha. Misalnya, Kinan adalah seorang profesor reptil yang berusaha mati-matian mempertahankan dan merawat ribuan reptile di berbagai negara. Namun, apakah tiba-tiba ia menjadi professor reptil? Tentu saja tidak. Untuk menjadi seorang professor reptil, ia harus mempunyai mimpi, kemudian menjadikan mimpinya sebagai impian. Setelah itu ia harus berusaha dengan sungguh-sungguh mewujudkanya disertai dengan doa mohon restu kepada sang khaliq.

Langkah utama kita adalah bermimpi? Karena ketika ku mempunyai mimpi yang besar, tentunya punya suatu ketertarikan dan keinginan yang kuat untuk menjadikan mimpiku sebagai salah satu tujuan hidup atau impian. Setelah sungguh – sungguh mendapatkanya dan terus menjalani dengan konsisten menjadi lebih baik lagi. Maka bermimpilah setinggi – tingginya seakan tak ada tembok yang mampu menghalangi impian kita dan kita harus yakin, bahwa kita “bisa” jika belum mencoba dan berkecil hati itu bagai pepatah “kalah sebelum berperang”. Menyedihkan bukan?

Terkadang impian juga tak sejalan dengan angan dan mimpi, Pernahkah kamu mendapati bahwa sebagian impianmu tidak akan pernah menjadi kenyataan, dan sebagian harapanmu mustahil untuk diwujudkan? Yachhh petualangan terbesar yang bisa kulakukan adalah menjalani kehidupan dengan impian.

Aku memiliki banyak keinginan, banyak cita-cita. Aku rajin menuliskan setiap impian dan keinginanku. Namun, suatu hari, aku mendapati bahwa apa yang kuimpikan tidak bisa kucapai pada deadline waktu yang sudah aku tentukan. Perasaan marah dan kecewa berkecamuk di dalam diriku. Aku bertanya kepada Alloh, mengapa Dia mengizinkan aku gagal mencapai apa yang aku inginkan. Aku tahu tak seharusnya aku mempertanyakan nya, tetapi saat itu kekecewaan begitu menguasaiku. Bahkan merajai emosi organku.

Hingga pada suatu malam sebelum tidur, jadwal rutinku menulis cerita sambil mendengarkan musik spotify, tiba -tiba bait alunan lirik sangat menyentuh keegoan hatiku dari lagu berjudul Trust His Heart, yang dinyayikan Babbie Merson kemudian kuterjemahkan dalam Bahasa Indonesia

Alloh begitu bijak tak mungkin salah

Alloh begitu baik tak mungkin jahat

Saat kau tak mengerti

Saat kau tak paham rencana-Nya

Saat kau tak melihat tanganya

Percayalah hati-Nya

Syair itu membuatku merenungkan apa yang kualami. Benar bahwa banyak impianku yang tidak menjadi kenyataan, namun aku telah melupakan sejumlah fakta yang penting. Aku lupa bahwa ada Alloh yang selalu bekerja di balik layar. Aku lupa bahwa setelah aku diselamatkan, hidup yang kujalani sekarang ini bukanlah milikku sepenuhnya. Bukan aku yang memegang kendali penuh atas hidupku. Aku lupa bahwa meskipun aku memiliki pensil dan kertas, Alloh memiliki alat tulis yang lengkap! Kita boleh saja memegang pensil dan menulis semua impian dan keinginan kita, tetapi ingatlah bahwa Alloh memegang penghapusnya. Izinkan Dia menghapus keinginan-keinginan kita yang tidak benar, dan menuliskan rencana-Nya yang lebih baik dalam hidup kita. Letakkan Alloh dalam hatimu.

Tinggalkanlah gengsi, hidup berawal dari mimpi

Gantungkan yang tinggi, agar semua terjadi

Rasakan semua, peduli 'tuk ironi tragedi

Senang bahagia, hingga kelak kau mati

Sebait lagu lagi berjudul “Hidup Berawal dari Mimpi” dari Bondan fade2black ini benar-benar menginspirasiku. Ketika bermimpi, mimpilah sebebas-bebasnya tanpa perdulikan cemooh, cacian, atau segala rintangan yang ada. Pejamkan mata ketika bermimpi, kemudian ingatlah 10 orang yang paling kita sayangi, kemudian bermimpilah. Hidup kita, berawal dari impian. Mulai sekarang, mimpilah untuk masa depan yang cerah. Jika tidak sekarang, kapan lagi?

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar




search

New Post