AKMAL ANGGITO AWI

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
WAFATNYA KAKEKKU
-

WAFATNYA KAKEKKU

Oleh: Akmal Anggito Awi

Pada tanggal 30 Mei 2021. Pukul 19.45 ayahku menelfon ibuku, saat itu aku sedang makan didapur dengan kakak dan ibu. "Tut tut tut" Suara telfon berbunyi. Kakakku langsung mengambil handphone dan mengangkatnya, "halo assalamu'alaikum bu" Ujar ayah. "Wa'alaikumussalam nopo pak" Jawab ibu. "Mbahkung Kalang Meninggal!" Kata ayah. "Innalillahi wainnailaihi raji'un" Saut Ibu. "Ibu sama anak² langsung ke sini ya, bawakan baju dan celana hitam bapak, di almari" Ujar ayah. "Ya sudah ini ibu sama anak-anak langsung bersiap-siap" Jawab ibu. Aku dan kakakku yang mendengarnya pun kaget dan langsung menyelesaikan makan dan bersiap² untuk berangkat ke rumah kakekku. Percaya tidak percaya bahwa kakekku meninggal, aku terus menerus ngelamun dan membayangkan kenapa secepat ini kakekku meninggal. Kami pun langsung berangkat ke rumah kakek dengan menaiki mobil. Selama perjalanan kami selalu beristighfar dan membaca al-fatihah. Memang mulai beberapa minggu yang lalu, terlihat dari wajahnya yang sudah tua, lelah, dan banyak pikiran. Jujur aku sangat kasihan melihat kondisinya. Tapi apa boleh buat ini semua telah terjadi. Kakek sudah tiada, kita semua hanya bisa mendo'akan agar diterima disisi Allah SWT. Sesampainya dirumah kakek, terlihat banyak tetangga yang berada diluar rumah. Dengan mata yang berkaca-kaca, aku langsung masuk dan melihat kakek yang tertidur pucat. Ada banyak keluarga besar yang sudah sampai. Aku dan kakakku langsung mendekat disamping kakek. Untuk berdo'a dan membaca al-fatihah sambil menatap kondisi wajah kakek. Air mata terus mengalir tak bisa terhenti, suara tangisan anak dan cucu kakekku yang membuatku semakin sedih. Tak lama kemudian, kakekku diangkat untuk dimandikan. Seusai dimandikan, aku langsung berwudhu untuk melaksanakan shalat ghaib. Makam masih dalam proses pengalian, kami semua menunggu hingga pukul 01.00. Kuburan pun telah siap, kami sekeluarga langsung menghantar kakek untuk dimakamkan. Aku terus menerus berdo'a dan membaca al-fatihah. Pukul 02.15 Kakek sudah dimakamkan. Dan kami langsung kembali kerumah kakek, karena waktu yang menunjukkan pukul 02.20 dimana kita semua butuh istirahat untuk tidur. Begitulah sedikit cerita pada saat kakekku meninggal. Semoga kakek diterima disisi Allah SWT Aamiin.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar




search

New Post