Naia Rizka silvia

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Menegakkan sholat, membentuk karakter

Pada malam yang penuh kemuliaan, terjadilah peristiwa luar biasa yaitu Isra Mi’raj. Dalam peristiwa tersebut, Nabi Muhammad SAW diperjalankan oleh Allah SWT dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa (Isra), lalu diangkat ke Sidratul Muntaha (Mi’raj). Di sanalah Nabi menerima perintah sholat secara langsung dari Allah SWT.

Ini menunjukkan bahwa sholat memiliki kedudukan yang sangat istimewa. Jika ibadah lain diperintahkan melalui perantara malaikat Jibril, maka sholat diperintahkan langsung oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW. Awalnya, sholat diwajibkan sebanyak 50 waktu dalam sehari semalam. Namun atas saran Nabi Musa AS, Nabi Muhammad SAW memohon keringanan hingga menjadi 5 waktu. Walaupun hanya lima waktu, pahalanya tetap seperti 50 waktu. MasyaAllah, betapa besar kasih sayang Allah kepada umat Nabi Muhammad SAW.

Hadirin yang berbahagia,

Sholat bukan hanya sekadar gerakan berdiri, rukuk, sujud, dan duduk. Sholat adalah pendidikan karakter. Ketika seseorang menegakkan sholat dengan sungguh-sungguh, maka terbentuklah pribadi yang disiplin. Ia akan terbiasa menghargai waktu karena sholat memiliki waktu-waktu tertentu yang tidak boleh ditinggalkan.

Sholat juga melatih tanggung jawab. Walaupun tidak ada yang melihat, kita tetap melaksanakan sholat karena sadar bahwa Allah Maha Melihat. Inilah yang membentuk kejujuran dalam diri seseorang. Anak yang rajin sholat insyaAllah akan tumbuh menjadi anak yang jujur dan amanah.

Selain itu, sholat melatih kesabaran dan ketenangan hati. Dalam sholat kita diajarkan untuk khusyuk, fokus, dan tidak tergesa-gesa. Jika dalam kehidupan sehari-hari kita menghadapi masalah, orang yang menjaga sholatnya akan lebih sabar dan tidak mudah marah.

Allah SWT berfirman bahwa sholat dapat mencegah perbuatan keji dan mungkar. Artinya, jika kita benar-benar menjaga sholat, maka perilaku kita juga akan terjaga. Kita akan lebih berhati-hati dalam berbicara, bersikap sopan kepada orang tua dan guru, serta menjauhi perbuatan yang dilarang agama.

Anak-anakku yang dirahmati Allah,

Mari kita jadikan peristiwa Isra Mi’raj sebagai pengingat bahwa sholat adalah tiang agama dan pondasi kehidupan kita. Jangan sampai kita lalai atau menunda-nunda sholat. Biasakan sejak sekarang untuk sholat tepat waktu, berjamaah jika memungkinkan, dan memahami bacaan serta maknanya.

Jika sholat kita baik, insyaAllah kehidupan kita juga akan baik. Karakter disiplin, tanggung jawab, sabar, dan berakhlak mulia akan tumbuh dalam diri kita.

Semoga kita semua termasuk hamba-hamba Allah yang selalu menegakkan sholat dan menjaga akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar




search

New Post