Permasalahan Sosial dan Solusi bullying
Identifikasi Masalah
fenomena masalah sosial yang sering terjadi dikalangan siswa saat ini yaitu bullying. Bullying adalah tindakan kekerasan, tindakan menyakiti, merendahkan, atau merugikan orang lain secara sengaja, berulang, dan terus-menerus yang mengakibatkan rusaknya mental para korban, di sekolah saat ini masih terjadi bullying secara fisik dan verbal
Penelitian yang dilakukan, databoks.katadata.id Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) dalam laporan bertajuk Indikator Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Indonesia 2022, mayoritas siswa yang mengalami perundungan alias bullying di Tanah Air adalah laki-laki.
Laporan itu mencatat, siswa laki-laki mendominasi korban kasus bullying yang terjadi di Indonesia pada kategori kelas 5 SD, kelas 8 SMP, dan kelas 11 SMA/SMK dalam setahun terakhir pada 2021.
Fakta tersebut tidaklah salah karena saya menjadi salah satu dari korban bullying pada saat SD namun fenomena bullying tersebut kepada saya tidak berlangsung lama karena saya berhasil melawan kepada sang pembuly tersebut, fenomena masalah sosial tersebut mengganggu proses pembelajaran yang sedang berlangsung karena siswa yang menjadi korban tidak akan fokus terhadap pembelajaran yang disampaikan oleh guru melainkan dia akan merasa khawatir dan ketakutan
Berikut Persentase Siswa yang Mengalami Perundungan/Bullying di Indonesia (2021) yang bersumber dari databoks.katadata.id di gambar tersebut
Data dari penelitian KPAI(Komisi Perlindungan Anak Indonesia) Data kasus perundungan di Indonesia dari tahun ke tahun menunjukkan tren peningkatan, dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) melaporkan sekitar 3.800 kasus pada tahun 2023, serta adanya studi lain yang menyebutkan peningkatan kasus dari 266 pada tahun 2022 menjadi 1.478 kasus pada tahun 2023 berdasarkan data KBR. Sekolah menjadi lokasi paling sering terjadinya perundungan, dan data menunjukkan bahwa kasus ini berdampak serius, termasuk menyebabkan korban meninggal dunia, seperti dilaporkan KPAI pada awal 2024
Analisis
saya tertarik menganalisis permasalahan di atas karena fenomena masalah sosial tersebut bukan hanya terjadi kepada orang lain tetapi saya juga menjadi salah satu korbannya saat saya masih sekolah di jenjang Sekolah Dasar. Fenomena tersebut juga bukan hanya akan membuat korban terganggu, jika dibiarkan juga bisa membahayakan hubungan sosial dan suasana kelas yang tertib, mengapa demikian? Karena jika seseorang menjadi korban bullying, teman-temannya bisa menjauhinya karena takut ikut menjadi sasaran bullying juga.Korban bullying beserta teman-temannya seringkali tidak berani melaporkan tindakan tersebut kepada guru, sehingga perilaku bullying semakin menyimpang dari sikap yang seharusnya dimiliki seorang siswa
Secara sosiologis, bahwa perilaku bullying merupakan bentuk penyimpangan sosial karena dapat mengganggu interaksi antarindividu, melahirkan stigma terhadap korban, menciptakan ketidakadilan, mengurangi solidaritas, serta bertentangan dengan norma dan nilai yang berlaku di masyarakat
Saya pernah bertanya kepada orang yang dulu membully saya dan kini sudah menjadi teman saya mengenai alasannya melakukan hal tersebut. Ia menjawab bahwa tindakannya itu merupakan bentuk pelampiasan sekaligus upaya untuk terlihat gagah di depan orang lain. Saya juga bertanya, bagaimana perasaanmu saat itu ketika saya awalnya hanya membiarkanmu berperilaku semaumu?Awalnya saya merasa senang dan merasa berkuasa karena kamu membiarkan saya berbuat semaunya. Dari jawaban tersebut dapat disimpulkan bahwa jika kita membiarkan perilaku bullying, pelaku akan merasa berkuasa dan terus mengulangi tindakannya, sehingga dampaknya bisa semakin merugikan bagi korban maupun lingkungan sekitar
Berdasarkan faktor interaksi sosial, perilaku bullying terjadi karena kurangnya atau bahkan hilangnya rasa solidaritas. Pelaku tidak lagi memiliki rasa kasihan kepada korban dan justru melakukan tindakan tersebut hanya untuk terlihat gagah serta berkuasa di depan orang lain. Selain itu, mereka juga ingin dipuja dan diakui oleh lingkungannya, sehingga mengorbankan orang lain demi mendapatkan pengakuan sosial
Solusi
Menurut saya, solusi dari masalah bullying bagi para korban adalah dengan menanamkan keberanian dalam diri mereka. Salah satu caranya adalah mendorong rasa ingin bebas dan lepas dari tekanan, sehingga korban berani melawan pelaku atau setidaknya melaporkannya kepada guru atau orang dewasa yang dipercaya. Selain itu, korban juga sebaiknya lebih banyak berinteraksi dengan orang lain, karena umumnya korban bullying adalah orang yang terlihat pendiam atau menyendiri, sehingga lebih rentan menjadi sasaran. Dengan memperluas pergaulan, korban bisa merasa lebih didukung dan tidak merasa sendirian.
Sebagai solusi untuk para pelaku dapat dimasukkan ke dalam barak militer untuk menimbulkan efek jera. Selain itu, mereka juga perlu diberikan pembinaan tentang pentingnya kesadaran akan solidaritas dan nilai-nilai kebersamaan
Saya berpandangan bahwa perilaku bullying dapat membentuk pribadi siswa yang tidak bermoral dan kurang diterima oleh lingkungan sekitarnya. Jika dibiarkan, perilaku ini dapat merugikan orang lain serta menciptakan ketidaknyamanan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Oleh karena itu, bullying harus diberantas agar tercipta suasana yang aman, damai, dan tentram bagi semua pihak
Biodata :
Nama : Muhamad Herdika Mulyadi
TTL : Tasikmalaya, 31 Agustus 2008
Kelas : XI-G2
Alamat : Kp Pasiripis Desa Pasirbatang
Hobi : Melukis
Cita Cita : Pengusaha
Aktif di : KIR dan DPK

Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
mohan maaf gambar data dari persentase nya ada di paling bawah, saya juga baru memulai menulis yang seperti ini jadi mohon di maklumi dan kalau ada saran yang harus diperbaiki boleh berkomentar