Salwa Arum khoirunnisa

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Wisata Kuliner Dhomplang

Wisata Kuliner Dhomplang

Dhomplang adalah nama sebuah desa yang terletah di Desa Pandan kecamatan Jatisrono Wonogiri. Disana terkenal dengan kuliner tradisional khas wonogiri. Wisata kuliner ini buka setiap hari minggu dan dipenuhi banyak pengunjung dari berbagai kota, walaupun tempatnya terpencil dan dipinggir sawah tetapi antusias warga untuk datang sangat luar biasa banyaknya.

Minggu, 4 september 2022 saya dan ibu berwisata kuliner disana. Kami dari rumah pukul 06.00 karena harus menempuk perjalanan 30 menitan untuk sampai ditempat. Sesampai di sana pengunjung sudah mulai ramai dan tempat duduk sudah mulai penuh. Sebelum kami memasuki area kuliner, kami menukarkan uangnya dengan lintu koin (lintu koin hanya berlaku hari itu juga) dan tidak diperkenankan membawa barang apapun dari plastik. Sebelum mencari tempat duduk kami mencari makanan, yang ternyata banyak sekali pilihannya, diantaranya ada, nasi thiwul, nasi berkat, soto, pecel, gendar, sate, teh hangat, rempah jambu, pepes ikan, botok, gatot dan masih banyak makanan yang kami tidak tahu namanya. Minuman yang dijual juga bervariasi seperti wedang jahe, wedang uwuh, wedang jeruk, wedang ronde dan lain-lain

Hampir semua stand sudah kita datangi dan akhirnya kami memesan soto ayam dan soto daging serta wedang uwuh (didalam wedang uwuk terdapat serai, jahe dan rempah-rempah lainnya yang saya tidak tahu namanya). Uniknya di kuliner ini pembeli di wajibkan memakai Bahasa jawa saat bertransaksi dan tidak diperkenankan memakai Bahasa Indonesia. Setelah pesanan sudah jadi kami langsung mencari tempat lesehan di bawah pohon jati. Lintu koin masih sisa lima ribu maka ibu membelikannya tempe goreng. Sebenarnya jika lintu koin tidak habis maka bisa ditukarkan kembali menjadi bentuk uang ketika pulang. Tetapi ibu dan saya memutuskan untuk menghabiskan saja.

Ditengah-tengah kami menikmati soto dan wedang uwuh, penyanyi dan panitia kuliner dhomplang menyanyikan lagu dengan diiringi musik tradisional. Pengunjung sangat menikmati walaupun pengunjung sudah mulai padat. Waktu sudah menunjukkan pukul 08.00 saya dan ibu bersiap-siap untuk pulang karena pengunjung semakin ramai. Sebelum pulang saya berfoto didepan pintu masuk kemudian saya melihat-lihat tempat kolam ikan hingga akhirya kami pulang dengan banyak mengenal jenis masakan khas tradisional wonogiri.

Diwisata kuliner dhomplang ini selain kita bisa mencicipi berbagai kue/masakan tradisional khas wonogiri yang disajikan dengan peralatan yang tradisional kita juga di ajarkan untuk melestarikan Bahasa jawa dengan cara berkomunikasi menggunakan Bahasa jawa saat membeli. “Seperti aksara yang di gabungkan menjadi alat komunikasi dan bisa menjadi karya yang bisa dinikmati banyak orang”.

Wisata kuliner dhomplang juga mengajarkan kita untuk mengurangi penggunakan plastk dengan cara membungkus makanan dengan daun, bisa menggunakan daun pisang dan daun jati.

Namaku Salwa Arum Khoirunnisa saya lahir pada tanggal 27 Juli 2012Saya siswa kelas 5 SDIT Bina Insan Mulia Jatiroto wonogiri. alamat emailku [email protected] nomer hpku 085975118805

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar




search

New Post