Ren

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Sesuatu yang Hilang

Sesuatu yang Hilang

Karya: Laurencia

Aku rasa, menulis bukan hanya tentang menuangkan sebuah kisah diatas kertas putih. Melainkan perlunya inspirasi sebagai latar belakang sebuah karya. Banyak hal bisa menjadi Inspirasi, baik itu sosok manusia maupun barang bisa dijadikan inspirasi untuk menulis.

Seringkali kita menyepelakan masalah sumber Inspirasi. Nyatanya, kehilangan sumber inspirasi bisa menimbulkan beberapa masalah yang lain seperti Writer’s Block contohnya. Sepengalamanku, kehilangan sumber inspirasi sangat menyusahkan. Tidak bisa menuliskan satu kalimatpun. Sesusah itu, aku tidak tahu apa yang harus aku tulis ketika kehilangan sosok yang menginspirasiku.

Bukan hanya dalam hitungan hari saja hal itu membuat aku kesusahan. Tetapi, bahkan dalam hitungan bulan aku tidak bisa menyusun satu kalimat pun. Membuat cerita baru pun rasanya aku tidak bisa. Otakku seperti berhenti untuk menyusun kalimat.

Ada banyak cara yang sudah aku lakukan untuk keluar dari zona tersebut. Namun, tidak banyak perubahan yang terjadi meskipun aku sudah mengusahakan hal itu. Aku hampir putus asa saat itu. Merasa bahwa hobiku untuk menulis harus berhenti karena hal itu. Namun, dibanding memaksakan diriku untuk melanjutkan cerita tersebut, aku lebih memilih untuk melepasnya terlebih dahulu.

Aku mengalihkan perhatianku dengan membuat cerpen lain. Well, hal itu berjalan dengan cukup baik. Terlepas dari aku yang masih tidak bisa meneruskan cerita tadi, ada cerita lain yang bisa aku selesaikan hanya dalam beberapa hari. Tidak mudah juga bagiku saat itu. bayang-bayang akan cerita yang belum tuntas itu sedikit menggangguku.

Saat itu aku hanya berusaha membuang apa yang ada di pikiranku tentang cerita itu. Membuatku geram dengan diriku sendiri. Aku tidak suka melihat ceritaku tidak tuntas, aku pun menghapusnya. Fokus dengan cerita lain yang bisa aku selesaikan. Membuang satu hal yang menggangu itu perlu, kan, untuk meraih keberhasilan?

Ya, kepercayaan diri juga sangat berpengaruh bagiku. Percaya bahwa aku bisa melanjutkan cerita itu, percaya bahwa naskahku bagus, percaya bahwa orang lain bisa menikmati naskahku. Sekarang, aku sudah percaya diri untuk melanjutkan kembali cerita yang dulu aku hapus itu. Tentunya, dengan outline yang sedikit berbeda. Aku percaya aku bisa menyelesaikannya, meskipun sumber inspirasi itu sudah pergi. Tidak apa, aku bisa menambahkan bumbu lain, kok.

Dari kesulitan yang aku alami itu menyadarkan aku bahwa banyak hal kecil yang menginspirasi. Tidak perlu hal yang besar, sekecil semut pun bisa menginspirasi. Aku mencoba hal itu, memperhatikan lingkungan sekitar, membuka mataku untuk lebih peka serta telingaku untuk mendengar kisah kisah orang lain. Dari hal kecil seperti, bisa melahirkan banyak karya yang memiliki arti tersendiri.

Ketika aku mengalami hal yang sama lagi, aku sudah tidak kerepotan seperti sebelumnya. Kembali membangun kepercayaan diri, membuka mata dan telinga, buang hal yang menggangu, fokus terhadap tujuan. Aku rasa itu akan cukup membantu untuk menyelesaikan naskah yang belum terselesaikan.

Biodata Penulis:

Penulis ini biasa disapa Ren oleh teman-temannya. Memiliki nama lengkap Laurencia Narambi Desta Maharani, lahir di kota Ngawi, 2005. Penulis ini sangat menyukai susu dan juga ice cream. Bisa dikenal lebih lanjut via:

Instagram : @mochiesren

Email : [email protected]

WhatsApp : +6282123143454

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar




search

New Post