Putri chakiki

Tetap semangat dalam menulis,ingat tujuan utama kita menulis untuk apa? saat kita mempunyai tujuan dalam menulis, seberapa besar hambatan yang ada, kita akan me...

Selengkapnya
Navigasi Web
Motivator Terbaikku

Motivator Terbaikku

Ibu wanita yang luar biasa dan sangat berjasa dalam kehidupan kita. Kasih sayang yang diberikan kepada kita sangat tulus dan apa adanya, dari mulai kita berada dalam rahimnya selama sembilan bulan, lalu berjuang mempertaruhkan nyawa saat melahirkan kita, lalu menyusui, kemudian mengasuh serta merawat kita. Semua itu dilakukan dengan tulus sepenuh jiwa dan raga, dan tidak sedikit pun meminta balasan dari kita.

Ibu adalah sosok yang hebat di dalam keluarga. Ia mampu berperan menjadi apa saja bagi keluarganya. Peran ibu bagi keluarganya memang sangat besar, ia dapat mengayomi, mendidik, dan mengajarkan berbagai ilmu kehidupan kepada anak-anaknya. Tanpa mengucapkan sepatah kata pun ibu akan mengerti apa yang sedang kita rasakan. Karena rasa kasih sayangnyalah yang membuatnya mampu merasakan apa yang anak-anaknya rasakan.

Kasih sayang ibu yang selalu menjadi penyemangat dalam setiap langkah kita. Menjadi penopang saat kita lemah, menjadi penyembuh saat kita sakit, dan menjadi tempat curhat saat kita butuh teman saat ada masalah, dan akan memberikan solusi yang terbaik bagi kita. Ibu adalah sosok yang bisa menerima baik dan buruk anaknya dengan tulus, ikhlas dan sabar dengan segala keterbatasan yang ada dalam dirinya, ibu akan tetap memberikan yang terbaik untuk anaknya.

Ibu adalah sosok wanita yang bisa banyak hal. Ibu kita mampu menjadi koki yang handal dengan masakan terlezat, bisa menjadi guru yang pengertian dan paling sabar, bisa menjadi parawat yang terampil dan teliti dalam merawat kita, bisa menjadi sahabat ternyaman kita saat kita butuh teman curhat, dan masih banyak lagi kehebatan lainnya yang bisa dilakukan oleh seorang ibu.

Ibu merupakan sosok malaikat tanpa sayap yang ada di dunia. Menjadi seorang ibu bukan merupakan pekerjaan yang mudah. Ibu memberikan seluruh waktu dan energinya untuk kita. Ibu akan menjadi satu-satunya orang yang akan mencintai kita apa adanya bahkan saat kita merasa tidak dicintai. Ibu akan selalu memberi kekuatan setiap kali kita kehilangan kepercayaan pada diri sendiri. Ibu akan selalu mengingatkan betapa berharganya diri kita.

Ibu sering bilang "masa depanmu itu ada ditanganmu sendiri, mau kamu bikin seperti apa masa depanmu, ya tergantung pada dirimu sendiri. Ibu cuma bisa mengarahkan saja, semua tergantung usahamu. Meskipun ibu menyuruh ini itu tapi kalau dalam dirimu tidak ada kemauan untuk melaksanakan, ya tidak akan bisa tercapai. Isi hari-harimu dengan kegiatan yang bermanfaat untuk dirimu dan juga orang di sekitarmu. Kalau ingin jadi anak yang mempunyai prestasi, ya kamu harus merelakan sebagian waktu bermainmu untuk bisa mencapai impianmu."

Ibuku tidak pernah menuntut apa-apa dariku. Ibuku selalu membebaskan diriku untuk memilih kegiatan di luar pelajaran sekolah. Ibu hanya ingin agar aku mampu bertanggung jawab atas semua kegiatan di luar pelajaran yang aku pilih. Dalam melakukan sesuatu aku tidak boleh setengah-setengah, semua harus dilakukan dengan maksimal. Agar bisa menghasilkan sesuatu yang terbaik.

Aku masih ingat ketika aku pertama mengikuti seleksi anggota jurnalis. Ibu berulang-ulang bertanya kepadaku "kamu beneran mau masuk anggota jurnalis?" dan aku meyakinkan ibu kalau aku memang ingin sekali masuk ekstrakurikuler jurnalis. "kamu sudah tau konsekuensi apa yang harus kamu alami? Kamu harus bisa membagi waktu belajar dan juga organisasi dengan baik, kamu juga harus aktif, kalau tidak mau aktif mending tidak usah ikut, karena kamu tidak akan menghasilkan apa-apa dalam kegiatan tersebut dan kamu hanya akan jadi anak yang ikut ikutan saja." Saya berjanji akan mampu membagi waktu belajar dan organisasi dan juga mampu aktif dalam organisasi, dan itu sudah aku buktikan. Dan alhamdulillah aku mampu aktif dalam organisasi dan bisa menghasilkan banyak prestasi dari menulis, dan prestasi belajarku juga baik.

Ibu terimakasih sudah menjadi Matahari yang selalu menyinari hidupku, ibu adalah motivator terbaikku yang akan selalu menjadi penyemangat dalam kehidupanku.

Profil Singkat Penulis

Putri Chakiki, akrab disapa Kiki. Dia lahir di Kediri pada tanggal 21 September 2008. Saat ini dia berumur 14 tahun, dan sedang duduk di bangku kelas 9 MTsN 7 Kediri. Kiki memiliki cita-cita untuk menjadi seseorang yang sukses, dia juga memiliki hobi menggambar dan berjalan-jalan. Novel yang berjudul "Pelangi Mimpi" merupakan novel tunggal pertamanya.

Kiki adalah anak ke 7 dari 7 bersaudara yang hidup di provinsi Jawa Timur. Saat ini Kiki masih aktif menulis di blog sasisabu dan teropong madrasah, dia juga aktif dalam kegiatan Jurnalistik.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar




search

New Post