Nursyahfitri

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
MIMPI DAN RINDU YANG TERTAHAN

MIMPI DAN RINDU YANG TERTAHAN

MIMPI DAN RINDU YANG TERTAHAN

Semenjak covid19 masuk keindonesia tepatnya pada bulan maret 2020. Belajar daring pun dimulai. Belajar daring adalah suatu proses belajar baru yang ditetapkan pemerintah .Daring bukanlah suatu proses belajar yang mudah ,daring membutuhkan pemahaman belajar exstra untuk bisa menerima apa yang disampaikan oleh guru.

Daring juga telah merubah harapan dan mimpi saya yang sudah lama saya rancang sebelum diterima menjadi siswa di SMK terfavorit.Sejak lulus SMP saya berjanji bahwa saya akan menjadi siswa yang aktif disekolah dan juga saya ingin mengikuti kegiatan yang diselenggarakan sekolah baik perlombaan atau yang lain.Dan saya juga ingin mengenal banyak teman baru dan tentunya mencari banyak pengalaman baru.Hal ini saya lakukan karena waktu SMP saya banyak menghabiskan waktu untuk bermain dan bersenang senang.Dan saya ingin merubahnya menjadi lebih baik .Tetapi tidak untuk sekarang ,mungkin tuhan menyuruh saya untuk mempersiapkan diri agar bisa menjalankannya dengan penuh tanggungjawab.

Lingkungan baru tentu punya keluarga baru .Aneh rasanya satu keluarga tidak pernah saling bertemu ,tidak pernah saling berjaba tangan.Harapan semua orang saat ini adalah berharap adanya keajaiban.Hari demi hari pun berlalu.Belajar daring pun tak terhenti .Dan sampailah pada suatu waktu dimana pemerintahan mengizinkan untuk mulai belajar tatap muka karena melihat kondisi yang sudah mulai membaik,walaupun satu kelas dibagi menjadi 2 kelompok dan masuk dengan jadwal yang berbeda tetap senang rasanya bisa bertemu keluarga baru,bisa mewujudkan mimpi yang terpendam.

Ternyata semuanya hanya sebentar dalam beberapa bulan belajar tatap muka,kembali daring karena kondisi yang tidak memungkinkan.Tapi saya bersyukur waktu yang disediakan tidak terbuang sia sia,semua sesuai apa yang saya targetkan.Hari demi hari pun berlalu,bangun pagi masih diawali dengan membuka HP untuk mengisi absensi serta mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru.Sungguh sulit belajar daring.

Bosan pun mulai meraja dan saya terpikir untuk membuka usaha,dengan memanfaatkan hobi yaitu memasak,saya mulai membuat kue dan dititipkan diwarung.Tidak hanya itu saya juga memanfaatkan waktu dan tempat dirumah untuk berkebun dan berternak.Jadi,sambil belajar saya juga membantu orang tua dirumah.Walaupun hanya sedikit tetapi waktu saya tidak terbuang sia sia karena “WAKTU ADALAH UANG”.

Pada suatu malam yang dingin,duduk diteras rumah,ditemani dengan secangkir teh hangat.Hangatnya mengingatkan saya pada suasana kelas yang tidak pernah sepi.Mengingat kelas pasti teringat juga dengan teman,guru,dan lingkungan sekolah.

Saya juga merindukan pergi sekolah bersama sahabat dengan mengendarai sepeda motor, menghirup udara pagi yang masih bersih dan segar, melihat matahari yang masih malu malu untuk muncul.Saya juga merindukan suasana pagi hari disekolah dimana semua siswa sibuk membersihkan kelas masing masing dan ada juga yang sibuk dengan pekerjaan rumah yang belum terselesaikan.Saya juga merindukan aroma buku diperpustakaan.Dan saya sangat merindukan sholat berjamaah disekolah.Walaupun menyebalkan dikondisi seperti ini justru hal inilah yang sangat saya rindukan saya rindu dimana saat saya dihukum karena saya tidak membuat tugas dan datang terlambat kesekolah.

Dan saya juga merindukan dia seseorang yang saya temui disekolah,seseorang yang humoris dan baik hati.Dia yang telah mengajarkan banyak hal kepada saya salah satunya adalah ‘tetap naik keatas untuk seseorang yang telah menjadi tangga untuk kita’.Dia juga yang menjadi salah satu motivasi dan semangat saya untuk maju.

Lamunan pun berlarut ,saya mulai melamun terlalu jauh hingga air mata membasahi pipi bahkan terkadang bibir tersenyum tipis mengingat semuanya.Hati pun seolah bertanya kapan semuanya seperti dulu lagi.Benar kata DILAN “Rindu itu berat”.Walau berat menahan rindu tapi kita harus tetap semangat belajar.Wujudkan mimpi dan harapanmu,buat orang tuamu bangga.Sungguh rindu diri ini bersua bersama teman teman.

BIODATA:

Penulis bernama Nursyahfitri lahir di Tanjungpandan, 05 November 2005.Sekarang sedang menjalankan kewajiban sebagai salah satu siswa sekolah menengah kejuruan.Kelas 10 yang bergerak diprogram TATA BUSANA Yang menceritakan impian dan kerinduannya melalui sebuah cerita singkat ini.Bisa menghubungi saya melalui alamat email [email protected] atau bisa menghubungi saya melalaui nomor WA 087792354301.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar




search

New Post