Impian dan Karya
Pada waktu aku masih kecil aku pernah bermipi untuk menjadi seorang yang mengikuti silat, harapannya sih untuk bisa menjaga diri tetapi apa mungkin aku bisa mewujud kan mimpi ku?aku sudah berusaha nyatanya usaha ku sia-sia tak ada hasilnya sama sekali.
Aku belajar bahwa semua mimpi itu bisa berubah jika silat bukan impian ku maka ada banyak lagi yang belum aku mecobanya, saat aku masuk sekolah jenjang pertama aku mulai mengekspor diri ku agar bisa menyesuaikan tentang apa yang ku mau dan minat yang aku jalani, waktu masih sekolah dasar aku tertarik dengan eskul paskibra alasan aku tertarik karena orang terdekat ku mereka mengikuti eskul paskibra, dari situ aku berfikir kalau seorang paskibra harus kuat mental dan fisik.
Apa aku cocok untuk sebagai anggota paskibra?pikiran ku dari awal masuk SMP karna menjadi seorang anggota saja tidak cukup dengan fisik belum lagi dengan waktu, saat itu aku memilih eskul paskibra bersama tiga orang teman ku yang mereka minatnya sama dengan ku, aku mengikuti eskul itu hanya satu semester ganjil dan genap nya aku berhenti bersama satu teman ku.
Waktu liburan semester aku menghabiskan waktu ku dengan berfikir tentang apa yang aku balas tentang impian ku yang tak berhasil, aku berfikir bahwa lingkungan ku kurang nyaman?atau aku yang terlalu introvert? Semenjak aku beranjak remaja perlahan semuanya berubah entah itu lingkungan ataupun persahabatan, aku juga bingung bagaimana aku bisa bertemu teman SD ku kembali?bahwa mereka juga sibuk mencari prestasi, pershabatan ku saat itu teputus mungkin karna kita tidak bisa meluangkan waktu?memang manusia people come and go kita ga bisa nahan orang buat ga pergi tapi kita juga harus rela kalau mereka pergi ya juga butuh waktu.
Aku berminat untuk masuk pramuka inti ya untuk menambah relasi biar ga introvert banget, dari situ aku mulai untuk lebih mengekspor lagi tentang eskul yang ada di sekolah ku dan tidak nabrak dengan eskul ku yang lain.
Pramuka wajib satu hal yang paling dihindari oleh semua murid kecuali pramuka inti jika pramuka harus di jemur di lapangan, banyak cara yang mungkin murid lakukan saat waktu pramuka wajib berlangsung dengan alasan yang tidak logis, menurutku pramuka wajib itu seru jika kita lakukannya dengan senang hati dan ikhlas melakukannya sesuatu yang dilakukan tidak sesuai dengan hati kita maka itu membuat kita tidak nyaman tentang apa yang dilakukan.
Tak semua impian itu harus terwujud tetapi dengan adanya karya kita bisa lebih beroptimis untuk menghasilkan berbagai macam karya, gunakan waktumu untuk berkarya.

Assalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh.
Perkenalkan nama saya Nur Azizah. Lahir pada 22 November 2009, Jakarta dan Saya sedang menempuh pendidikan di Mts Negeri 6 Jakarta, Jakarta Timur. Memiliki nomor ponsel **(censored)**serta alamat email **(censored)**, Sekian perkenalan singkat diri saya.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi wabarakatuh
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar