Isnani Nurul Latifa

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Kesadaran Diri (Hari ke 8)

Shera adalah anak yang begitu aktif mengikuti kegiatan di sekolahnya. Dia sangat menyukai kegiatan di Sekolah. Bahkan Shera mengikuti beberapa ekstra di Sekolah.

Suatu hari, adalah hari Kamis. Di mana hari Kamis adalah jadwal kegiatan ekstra PASKIB. Shera juga mengikuti Kelas Unggulan yang setiap hari Selasa, Rabu, dan Jumat ada pelajaran tambahan. Saat hari itu, Shera mengikuti tes Olimpiade IPS dadakan, yang diadakan oleh gurunya pada saat jam tambahan mata pelajaran IPS.

Seusai jam tambahan, Shera segera mengganti seragam batiknya ke seragam olahraganya. Dan ia langsung bergabung ke ekstra PASKIB yang dimulai tepat pada jam 15.00.

Di ekstra PASKIB, posisi Shera adalah menjadi seorang Danton (Komandan Pleton). Dia terlihat sangat tegas dalam memimpin pletonnya. Kegiatan ekstra PASKIB selesai, Shera bersiap-siap untuk pulang. Ia pun berpamitan kepada pelatih PASKIB nya.

Shera menaiki sepeda setiap hari, untuk pulang pergi ke Sekolah. Dia memarkirkan nya di tempat Parkiran sepeda yang ada di sekolah. Shera selalu memarkirkannya paling ujung, jadi membutuhkan waktu cukup lama untuk menuju ke sana.

Saat Shera pulang, sekolah sudah sepi, tak ada siapa pun. Shera mulai berjalan menuju Parkiran untuk mengambil sepeda nya. Pada saat perjalanan menuju Parkiran, Shera melihat beberapa sampah botol plastik yang berserakan di taman dan lapangan sekolah. Melihat itu, Shera langsung mengambilinya, dan memasukkan nya ke tempat Sedekah Botol. Shera juga melihat beberapa sampah plastik lain berserakan, yang jumlahnya tidak sedikit. Tanpa ragu Shera membuangnya ke tempat sampah plastik. Sampai di parkiran, tempat sepedanya berada, Shera masih melihat beberapa sampah plastik, bungkus jajan maupun botol. Ia langsung membersihkan nya tanpa berpikir panjang.

Kemudian, Shera sudah tidak melihat sampah plastik lagi, di sekitarnya. Dia pun langsung mencuci tangannya. Saat mencuci tangan, Shera mendengar ada suara. Saat dicari, ternyata suara itu adalah suara kipas angin yang sedang menyala. Shera langsung mematikannya. Dia juga melihat kelas, yang lampunyaasih menyala. Shera pun langsung mematikannya, agar mengurangi pemborosan energi listrik.

Shera tidak menemukan ada masalah lagi di sekitarnya. Dia langsung menaiki sepedanya, untuk menggayuhnya, dan segera pulang ke rumahnya.

Nilai yang bisa kita ambil dari cerita ini adalah, bahwa kita harus sadar akan keadaan lingkungan sekitar. Ketika menemukan sampah plastik, walau bukan sampah milik kalian, buang saja di tempat sampah. Jangan dibiarkan saja, lingkungan kita akan terlihat kotor, apabila ada banyak sampah yang berserakan. Bisa juga menjadi sarang penyakit. Maka dari itu, ayo jaga kebersihan lingkungan kita. Kita juga harus menghemat energi listrik, dengan menghemat energi listrik, kita telah melindungi bumi dari pemanasan global.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar




search

New Post