Indah Wulandari

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Ibuku Motivator Impianku

Ibuku Motivator Impianku

Ibuku Motivator Impianku

Oleh: Indah Wulandari

Sekolah: SMPN 3 BANGSALSARI

Namaku Indah Wulandari, aku hanyalah seorang anak broken home, ayah dan ibuku bercerai sejak umurku 2 tahun. Namun bagiku tidak menutup kemungkinan bahwa aku tidak bahagia, tidak bisa merasakan namanya kasih sayang dari ayah. Nyatanya aku bahagia, aku dapat merasakan kasih sayang dari ayah tiriku, bahkan rasa sayangku kuberikan semuanya kepada ayah tiriku. Memang rasanya akan aneh jika seseorang mendengar kisahku.Tapi inilah aku seorang anak yang sudah kebal akan ketidak perdulian ayahku kandungku ,No Problem! Lifes must goes on. Hidupku harus tetap berlangsung.

Dibalik itu semua ada ibuku yang selalu mendukung apa yang aku lakukan selama itu benar. Saat ini dilingkungan tempat tinggalku setiap anak gadis harus melanjutkan kejenjang pendidikan pondok pesantren. terkecuali diriku, sebab itulah banyak yang mencibir bahwa ibuku salah mendidikku karna bagi mereka anak yang tidak merasakan pendidikan di pondok pesantren, tidak akan memiliki etika dan sopan santun yang baik.

Tetapi aku akan membuktikan kepada mereka bahwa mereka salah, akan kubuktikan bahwa apa yang ibuku lakukan benar, dan aku akan buktikan bahwa tidak setiap anak yang tidak merasakan pendidikan dipondok pesantren tidak memiliki etika dan sopan santun yang baik

Aku mempunyai mimpi ingin menjadi seorang dokter. Namun aku sadar dengan diriku yang takut darah, suntikan bahkan mayat, membuatku mengurungkan niat menjadi Dokter. Dan berpindah mimpi ingin menjadi seorang Dosen. Bukan tanpa sebab aku ingin menjadi dosen tetapi, karena aku ingin tahu bagaimana rasanya mengajar mahasiswa, bagaimana rasanya mengajar orang dewasa, dan aku yakin pasti banyak suasana yang menarik di halaman perkampusan ,apalagi jika diriku bisa mengajar disana

Memang aneh rasanya dengan alasan diriku ini. Tetapi memang inilah alasanku ingin menjadi Dosen. Mungkin akan sulit untukku meraih impian karna aku tahu orang tuaku bukan dari kalangan atas. Ibuku hanya seorang ibu rumah tangga yang bekerja serabutan dan ayah tiriku hanya seorang penjual bakso keliling.

Sempat ku berfikir apakah benar apa kata orang-orang bahwa aku harus sadar posisiku untuk memiliki impian yang tinggi. Apalah aku, siapalah diriku, otak Cerdas tak selalu menjamin untuk menjadi apa yang diimpikan bila orang tuaku tak mampu. Tetapi ibuku yakin setiap anak berhak meraih impiannya Entah siapapun dari kalangan manapun dia.

Ku tulikan telingaku dengan ocehan-ocehan mereka, ku tutup mataku dari cibiran-cibiran mereka. Hidup sederhana tak membuatku berkecil hati, aku termotivasi dari banyak hal bahwa orang sukses itu dan yang bisa meraih impiannya tidak hanya yang terlahir dari kalangan atas, banyak juga yang terlahir dari kalangan bawah,namun dapat meraih impian yang mereka cita-citakan. Aku tahu impianku memang tidak akan mudah tercapai apalagi masih ada adik-adikku yang membutuhkan banyak biaya.

Jika bagi sebagian orang anak perempuan hanya berakhir menjadi seorang ibu rumah tangga, Aku ingin sekali mematahkan kata-kata itu ,yang sampai saat ini masih saja berlaku terutama didesa tempat tinggalku. Seringkali kudapati tatapan menghina kepada orang tuaku, Seakan-akan apa yang orang tuaku lakukan itu sangatlah konyol. But my Mom does’t care! Tapi ibuku tidak perduli. Ibuku hebat dan kuat aku harus semangat.

Kata-kata yang selalu aku ingat dari yang ibu katakan padaku, "Orang tuamu boleh miskin tapi kamu harus berjuang untuk lebih baik dari pada orang tuamu,di dunia ini tidak ada yang mustahil tapi, apapun impianmu kamu harus melakukan semuanya dengan sungguh-sungguh. Saat ini tugas seorang anak hanyalah belajar dan tugas orang tua adalah memperjuangkan segala impian anak-anaknya, bantulah ibu dengan doamu dan usahamu untuk meraih impian,,Cukup itu saja".

Sebenarnya aku bisa tinggal bersama ayah kandungku yang lebih bercukupan dari pada ibuku yang sederhana. Bahkan banyak orang-orang berkata.."Ayahmu itu kaya pasti mampu membiayaimu sampai impianmu tercapai"..

Tapi yang lebih kubutuhkan itu dukungan dan penyemangat untukku supaya aku bisa meraih apa yang ku cita-citakan dan kuimpikan.Tidak ada yang lebih tahu diriku dan mengenalku dari pada ibuku.

Profil penulis

Aku lahir dijember pada tanggal 3 April 2008,Aku bersekolah di SMPN 3 Bangsalsari dan sekarang sudah kelas 8.Alamatku di Jl.Nasional Dusun Krajan langkap-Bangsalsari Yang lumayan jauh dari sekolah.Kritik dan saran bisa melalui [email protected] atau di No.Wa ku 085791705950

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar

Wah bagus banget

15 Jan
Balas

Makasih kakak..

15 Jan
Balas



search

New Post