ALISYA PUTRI ABDILLAH

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
IBU KU SANG WANITA TANGGUH

IBU KU SANG WANITA TANGGUH

IBU KU SANG WANITA TANGGUH Oleh: Alisya Putri Abdillah Semua insan manusia di lahirkan dari rahim seorang ibu. Ibu yang selalu memberi kasih sayang penuh terhadap anaknya dan ibu pula yang menjadi contoh teladan bagi anaknya. Jika di pikir dengan logika, menceritakan seorang ibu itu tidak pernah ada habisnya tentang kasih sayang yang tak kan pernah sirna. Jika kata pepatah bahwa kasih sayang seorang ibu itu sepanjang masa. Kasih sayang seorang ibu menjadi semangatku dalam menjalani hidup. Ibu adalah seorang wanita yang sangat aku cintai sekaligus wanita yang sangat istimewa dalam hidupku. Wanita yang mengandungku selama 9 bulan hingga berjuang melahirkanku ke dunia ini. Begitu banyak jasa hingga tetes keringat seorang ibu demi anaknya. Mengandung, melahirkan hingga membesarkan itu merupakan perjuangan besar untuk seorang anak. Rasa sakit saat melahirkan menjadi bukti perjuangan untuk seorang anak. Ibu ku wanita yang sangat tangguh seorang pahlawan, sahabat, penasehat dan segalanya untuk anak. Begitu banyak perjuangan hingga aku mengucapkan terima kasih pun tidak cukup karena ibu, aku pun tidak mungkin ada di dunia ini. Banyak sekali yang ingin aku ceritakan tentang ibu ku. Ibu yang selalu menyupport dan mendukung ku dalam segala hal baik dan tak pernah sekali pun ibu menentangku tentang hal yang aku sukai. Di saat kala aku sedih, aku selalu bercerita banyak tentang hari itu. Ibu selalu berkata padaku “bahwa kita sebagai manusia haruslah tetap kuat dalam menghadapi masalah karena tidak ada manusia yang tidak diberi ujian tetapi pasti di beri ujian kehidupan sesuatu”. Aku masih ingat saat masih duduk di kelas 5 SD ketika ibu ku sakit dan dokter mengatakan bahwa ibu sakit mengidap penyakit insomnia. Yaa, penyakit susah tidur. Aku merasa sedih dan tak tega melihat ibu sakit tetapi ibu selalu mengatakan “Jangan sedih nduk, besok ibu sudah sehat kembali “. Di saat itu pula aku langsung memeluk ibuku dengan erat karena hanya ibu tempatku untuk berkeluh kesah. Pengobatan demi pengobatan selama 1 tahun sudah ibu jalani dan alhamdulillah ibu kembali sehat. Di saat aku merasa sedih karena segala masalah yang aku hadapi selalu aku ceritakan pada ibu karena ibu juga wanita tempat untuk bercerita tentang semua hal yang terjadi dalam hari hari ku. Ibu juga yang selalu merawatku ketika aku sakit dan merelakan untuk tidak tidur malam hanya demi menemani anaknya yang sedang sakit. Meskipun ada sisi seorang ayah yang ikut berperan dalam hidupku, tetapi ibu tetaplah yang menjadi utama dalam segala hal apapun. Aku berjanji akan selalu menghormati dan menyayangi ibuku sepanjang waktu. Ibu menjadi tempatku memintakan doa kepada Allah. Karena surga di bawah telapak kaki ibu.

BIOGRAFI Alisya Putri Abdillah di lahirkan di Kabupaten Badung Bali pada tanggal 2 Juni 2006. Sekarang ia sedang menempuh pendidikan di MAN 2 Jember. Ia kini duduk di bangku kelas 1 SMA. Ingin mengenal lebih lanjut bisa menghubungi pada email [email protected] atau melalui No WA: 085829203182

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar




search

New Post